SONGKET BATU BARA WARISAN LELUHUR MASYARAKAT BATU BARA

You are here

Kabupaten Batu Bara merupakan salah satu Kabupaten di Provinsi Sumatera Utara, pemekaran dari Kabupaten Asahan + 11 tahun yang lalu, disamping sebagai pusat pertumbuhan ekonomi koridor Sumatera dalam MP3EI, Kabupaten Batu Bara terkenal dengan industri KUKM-nya, industri KUKM penyumbang pendapatan masyarakat paling tinggi disamping industri besar berbasis aluminium, kelapa sawit dan karet. Pada saat ini basis industri KUKM telah banyak bergeser dari komoditi kerajinan songket menjadi industri makanan dan kerajinan lainnya, pergeseran ini disebabkan karena industri songket sudah tidak menjanjikan lagi baik dikembangkan menjadi industri besar maupun rumahan.
Nama besar industri songket Batu Bara di tahun 90-an bukan saja dikenal ditingkat regional namun juga tingkat nasional bahkan internasional, hal ini ditandai dengan ditemuinya kain songket khas Batu Bara sebagai pajangan maupun hiasan dinding dikantor Kerajaan Malaysia dan Singapura, serta maraknya keikutserta industri songket khas Batu Bara dalam ajang promosi baik ditingkat nasional maupun internasional.
Pada era tahun 1980-an, kaum ibu yang bepergian khususnya undangan pesta pernikahan menjadikan kain songket khas Batu Bara menjadi semacam sarung khusus yang dipakai untuk undangan pesta. Ada nilai prestisius tersendiri bagi para ibu yang mengenakannya pada momen-momen resmi. Namun, seiring berjalannya waktu dan maraknya gaya hidup ala barat dengan modernisme-nya, tolak ukur prestisius dunia fashion juga bergeser, kain songket khas Batu Bara juga mulai memudar pesonanya. Mereka lebih senang bepakaian dengan pakaian bermotif dan berbahan modern.
Di pertengahan 90-an, di Batu Bara yang saat itu masih berada dalam lingkungan Kabupaten Asahan, bisa dilihat dari hampir di setiap desa yang berada di kawasan Batu Bara, remaja putrinya pandaisertarajin bertenun kainsongketkhasBatu Bara. Pada saat itu nilai jualnya sangat tinggi dan menjadi cindera mata kebanggaan bagi setiap orang jika berkunjung ke Batu Bara, bahkan jika seseorang berkunjung ke Batu Bara atau Sumetara Utara maka tidak lengkap jika tidak membawa cindera mata berupa songket Batu Bara.
Pada saat ini jumlah pengrajin songket Batu Bara yang bertanah hanya berkisar 150 orang saja, dan itu pun mayoritas penenun masih bersifat tradisional yakni menggunakan alat manual yang biasa disebut gedokan. Sehingga produksi songket dari wilayah ini tidak lebih dari 5.000 helai per tahunnya. Guna meningkatkan pemasaran kain songket khas Batu Bara maka perlu kebersamaan masyarakat Batu Bara untuk mencintai produk asli masyarakat Batu Bara, dengan gerakan menggunakan kain songket satu hari dalam seminggu maka songket Batu Bara akan menjadi industry yang maju dan berkembang.
Dibawah ini nama, alamat dan no contak pengrajin songket khas Batu Bara yang dapat dihubungan dalam membeli pakaian songket khas Batu Bara.
No Nama Alamat No Hp/WA
1 Habibah Desa Padang Genting Kec. Talawi 085358655260
2 Sa’amah Desa Padang Genting dsn III Kec. Talawi 085362716289
3 Khodijah Desa Padang Genting dsn II Kec. Talawi 085362049678
4 Maysarah Desa Padang Genting dsn III Kec. Talawi 0813700269
5 Hj. Ratna Yusra Desa Padang Genting dsn II Kec. Talawi 081361346814
6 Marfu’ah Desa Padang Genting dsn II Kec. Talawi 08138649559, 081370065093
7 Aisyah Desa Padang Genting dsn III Kec. Talawi 085275068611
8 Makmur Desa Padang Genting dsn I Kec. Talawi 085361360630
9 Rubiah Desa Padang Genting Kec. Talawi 085277089077
10 Azhar Abdullah Desa Padang Genting dsn III Kec. Talawi 081361386694, 081263618610
11 Amran, SH Desa Pahang Kec. Talawi dsn II Kayuara 082273824222
12 Muhammad Budi Desa Mesjid Lama Kec. Talawi 085206928894
13 Husnan Desa Padang Genting Kec. Talawi 081370065093
14 Indra Johan Desa Padang Genting Kec. Talawi 085261286699
15 Hadijah Desa Padang Genting Kec. Talawi 085275088195
16 Anwar Desa Padang Genting Kec. Talawi 085277089077